Wagub Jateng: Bangsa Indonesia Harus bersyukur Memiliki Pancasila.

  • Share

SEMARANG, MEDGO.ID – Pancasila sebagai ideologi negara Indonesia, pernah menjadi soal dalam ujian di Universitas Ahmad Kaftaro Damaskus, Syiria.

hal tersebut mengindikasikan bahwa ideologi Pancasila telah mendapatkan perhatian dunia.

\

Taj Yasin, Wakil Gubernur Jawa Tengah, mengungkapkan hal itu, saat dirinya menjadi nara sumber dalam sebuah acara dialog yang bertajuk “4 Pilar Kebangsaan Sebagai Rujukan SDM Unggul dan Berkarakter”, Jum’at (4/6/2021), di Hotel Dafam, Semarang. Seperti dikutip dari jatengprov.go.d.

“Saya ingat betul, ketika saya belajar di negara Syiria, pernah muncul pertanyaan, sebutkan ideologi Indonesia. Pancasila. Artinya, negara lain saja iri”, kata Wagub.

Gus Yasin, sapaan Wagub, mengisahkan, dimana beberapa dosen di tempatnya menimba ilmu itu, bahkan sempat menyampaikan dengan rasa kagum, bahwa Bangsa Indonesia sudah seharusnya bersyukur karena memiliki ideologi Pancasila.
Sebab, hubungan antara manusia dengan Tuhan dan manusia dengan manusia, sudah tertuang pada sila-silanya.

 

“Di situ (dalam sila pada Pancasila) diterangkan bagaimana hubungan manusia dengan Tuhan, dan hubungan manusia dengan manusia, yang sering kita sebut habluminallah wa habluminannas. Sila pertama mengatakan ke-Tuhanan Yang Maha Esa, artinya, kamu ingat ya, di dunia itu kamu tidak serta-merta muncul atau lahir, ada campur tangan Tuhan. Dan ada habluminannas. Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia”, jelas Gus Yasin.

Wagub menilai, sila-sila dalam Pancasila sudah lengkap, karena sudah mencakup dua hubungan, sehingga tidak perlu lagi dibahas ulang apalagi ditentang.

“Kita sudah final. Pancasila adalah anugerah terbaik untuk kita semua, sebagai bangsa yang menjunjung tinggi hubungan antara manusia dengan Tuhan, dan manusia dengan manusia,” tuturnya.

Hal yang sama juga disampaikan oleh Wakil Ketua DPRD Provinsi Jawa Tengah, Ferry Wawan Cahyono, yang berpendapat bahwa para founding father saat itu, sudah mempunyai gambaran tantangan zaman jauh ke depan. Berbeda dengan ideologi negara lain.

‘”Pancasila lebih lebih visioner. Pancasila lahir dalam rangka untuk memotret narasi-narasi tantangan zaman yang lebih dari itu. Ada lompatan-lompatan yang dihadirkan oleh Pancasila, yang mampu menjawab tantangan-tantangan akibat perkembangan zaman yang terus bergerak”, ungkap Ferry. (*).
Pewarta: Adang.

banner 336x280
banner 120x600
  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *