Tarif Baru Ojek Online Usai Kenaikan Harga BBM

  • Share

Jakarta, Medgo.ID – Secara resmi pemerintahan telah mengambil kebijakan untuk menaikkan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi jenis Solar dan Pertalite per tanggal 3 September 2022. l

Pasca kenaikan harga BBM, harga-harga kebutuhan pokok seperti cabe, bawang merah, dan lain-lain juga ikut naik. Selain itu tarif angkutan umum juga mengalami kenaikan.

\

Dikutip dari medgo.id Gorontalo, Rabu (7/9/2022), Direktorat Jenderal Perhubungan Darat, Kementerian Perhubungan (Kemenhub) RI, secara resmi menetapkan tarif baru untuk angkutan ojek online (ojol).

Terkait dengan penetapan tarif ojol, Direktur Jenderal Perhubungan Darat, Hendro Sugianto, mengatakan bahwa penyesuaian biaya jasa dilakukan dengan mempertimbangkan harga BBM, Upah Minimum Regional (UMR) dan perhitungan jasa lainnya.

“Komponen penghitungan jasa ojol itu ada biaya langsung dan biaya tidak langsung. Untuk komponen biaya jasa ojol ada tiga komponen yaitu biaya atau pengemudi yaitu kenaikan UMR, asuransi pengemudi, jasa minimal order 4 km, dan kenaikan harga BBM,” kata Hendro.

Meskipun begitu, lanjut Hendro, terdapat perubahan biaya sewa penggunaan aplikasi yang sebelumnya ditetapkan sebesar 20 persen, turun 5 persen menjadi sebesar 15 persen.

“Pelaksanaan kenaikan tarif baru ojek online ini berlaku efektif per tanggal 10 September 2022 mendatang”, tandas Hendro.

Rincian tarif baru ojek online selengkapnya sebagai berikut:
1. Biaya Jasa Zona I (Sumatera, Jawa-selain Jabodetabek, Bali):
Biaya jasa batas bawah sebesar Rp 2.000 (semula Rp 1.850/km)
Biaya jasa batas atas sebesar Rp 2.500 (semula Rp 2.300/km)
Tentang biaya jasa minimal: Rp 8.000 sampai dengan Rp 10.000 (dari sebelumnya Rp 9.250-Rp 11.500).

2. Biaya Jasa Zona II (Jabodetabek):
Biaya jasa batas bawah sebesar Rp 2.550 (semula Rp 2.600/km).
Baya jasa batas atas sebesar Rp 2.800/km (naik dari Rp 2.700/km).
Tentang biaya jasa minimal: Rp 10.200 – Rp 11.200.

3. Biaya Jasa Zona III (Kalimantan, Sulawesi, Nusa Tenggara dan sekitarnya, Maluku, Papua):
Biaya jasa batas bawah sebesar Rp 2.300/km.
Baya jasa batas atas sebesar Rp 2.750/km.
Tentang biaya jasa minimal: Rp 9.200 – Rp 11.000. (*17).

banner 336x280
banner 120x600
  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *