Tanah Bergerak Di Purworejo: 2 Rumah Ambruk, 11 Rumah Tidak Bisa Dihuni

  • Share

PURWOREJO, MEDGO.ID – Cuaca ekstrim yang terjadi di wilayah Kabupaten Purworejo Jawa Tengah, telah menyebabkan hujan deras dengan durasi yang panjang dan mengakibatkan bencana alam tanah bergerak, Jumat (15/01/2021), sore hari.

Data dari Badan Penanggulangan Bencana (BPBD) Kabupaten Purworejo, di Desa Tegalsari Kecamatan Bruno ada dua rumah ambruk milik Mad Yunus warga RT 07/02 dan Zainal Abidin warga RT 08/02.

\

Sementara itu, satu buah mushola dan 11 unit rumah milik penduduk yang berada di wilayah RT 07/02 dan RT 08/02, juga terancam ambruk terbawa longsor dan tidak bisa lagi untuk dihuni.

Sutrisno selaku Kepala Pelaksana (Kalak) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Purworejo mengatakan bahwa untuk 11 KK (Kepala Keluarga) yang rumahnya terancam longsor dan 2 KK yang rumahnya roboh, sudah diungsikan ke tempat yang lebih aman.

11 rumah tersebut, lanjut Sutrisno, sudah tidak layak lagi untuk ditempati karena dimungkinkan ada pergerakan tanah dan itu sangat berbahaya. Apalagi kondisi cuaca di Kabupaten Purworejo masih sangat mungkin turun hujan lagi dengan intensitas tinggi.

“Sementara wilayah Kecamatan Bruno sebagian besar adalah perbukitan dengan tingkat kemiringan curam”, kata Sutrisno.

BPBD Kabupaten Purworejo bersama Pemerintah Kecamatan Bruno dan Pemerintah Desa setempat, masih melakukan pemantauan dan penjagaan lokasi untuk mengantisipasi adanya bencana susulan.

“Dalam kejadian bencana tersebut, tidak ada korban jiwa namun kerugian material yang ditimbulkan ditaksir mencapai Rp.150 Juta”, pungkas Sutrisno. (*).
Pewarta: Adang.

banner 336x280
banner 120x600
  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *