Setelah Anggaran Perubahan Belanja Daerah Kabupaten Kendal Tahun 2022 Alami Defisit

  • Share

Kendal, medgo.id – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kendal, Jawa Tengah, menggelar Rapat Paripurna Penandatanganan Nota Kesepakatan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) APBD Perubahan Tahun 2022, Kamis (25/8/2022), di Ruang Rapat Paripurna DPRD setempat.

Rapat Paripurna dipimpin oleh Ketua DPRD Kabupaten Kendal, H. Muhammad Makmun, dan didampingi oleh para Wakil Ketua.
Wakil Bupati Kendal H. Windu Suko Basuki, S.H., hadir mewakili Bupati Kendal, Dico M Ganunduto, yang berhalangan.
Selain itu juga hadir Pj Sekda Kabupaten Kendal, Ir. Sugiono, Forkopimda dan para Kepala OPD.

Ketua DPRD Kendal, menyampaikan bahwa Rancangan KUA-PPAS APBD Perubahan 2022 telah disampaikan Wabup dalam Rapat Paripurna pada Kamis 11 Agustus 2022 dan telah dibahas Badan Anggaran bersama Tim Anggaran Pemda pada 18-20 Agustus dan dilanjutkan pada 21-23 Agustus 2022, serta Pembahasan dalam Raker Badan Anggaran terkait penyimpulan.

“Dalam rapat Badan Anggaran (Banggar) terjadi perdebatan guna kesempurnaan Rancangan KUA PPAS APBD Perubahan 2022 dan akhirnya dengan berbagai pertimbangan dari segenap Anggota Banggar dan Tim Anggaran Pemda, Rancangan KUA-PPAS APBD Perubahan Kabupaten Kendal Tahun Anggaran 2022 dapat diterima dan disetujui”, ungkap Makmun.

Sementara itu, Wabup Kendal saat menyampaikan sambutan tertulis dari Bupati Kendal, H. Dico M. Ganinduto, B.Sc, mengatakan bahwa pembahasan KUA PPAS APBD Perubahan 2022 pada Rapat Banggar DPRD bersama TAPD telah memutuskan menerima dan menyetujui Rancangan KUA dan PPAS perubahan 2022.

“Oleh karenanya pada hari ini, Kamis 25 Agustus 2022, dilaksanakan penandatanganan Nota Kesepakatan antara Pemkab dengan DPRD Kabupaten Kendal,” kata Wabup.

Selanjutnya, tambah Wabup, Nota Kesepakatan KUA dan PPAS perubahan Kabupaten Kendal 2022 akan menjadi dasar dalam penyusunan program prioritas, dan plafon anggaran yang diberikan kepada Perangkat Daerah dalam menyusun RKA-PD, sekaligus dalam penyusunan RAPBD Perubahan 2022.

Secara garis besar, ungkap Wabup, proyeksi pendapatan, belanja dan pembiayaan daerah dalam Kebijakan Umum Perubahan Anggaran serta Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Tahun Anggaran 2022, dimana sebelum perubahan sebesar Rp. 2.444.730.973.347, dan setelah perubahan menjadi Rp.2.386.002.075.554.
Pendapatan Daerah berasal dari Pendapatan Asli Daerah (PAD), Pendapatan Transfer, dan Lain–Lain Pendapatan Daerah yang sah.

Dari angka tersebut Pendapatan Daerah Kabupaten Kendal setelah perubahan mengalami penurunan sebesar Rp. 58.728.897.793.

“Untuk Belanja Daerah sebelum perubahan Rp 2.513.267.236.929, dan setelah perubahan menjadi Rp.2.773.804.192.946. Alokasinya untuk Belanja operasi, Belanja Modal, Belanja Tidak Terduga, dan Belanja Transfer”, terang Wabup.

Dari angka tersebut, Belanja Daerah Kabupaten Kendal mengalami Defisit Anggaran sebesar Rp. 260.536.956.017.

Sementara itu, lanjut Wabup, untuk PAD sebelum perubahan mencapai Rp. 565.639.024.396, dan setelah perubahan menjadi Rp. 527.140.475.754. Pendapatan Transfer, sebelum perubahan Rp.1.871.291.948.951, dan setelah perubahan menjadi Rp.1.851.061.599.800, dan Lain–Lain Pendapatan Daerah yang sah, sebelum perubahan Rp.7.800.000.000, dan setelah perubahan nominalnya masih tetap yaitu Rp.7.800.000.000,.

Lebih jauh Wabup Kendal menyampaikan bahwa Untuk Belanja Operasi sebelum perubahan Rp.1.806.716.058.838, dan setelah perubahan menjadi Rp.1.945.040.507.776. Belanja Modal sebelum perubahan Rp.249.000.020.036, dan setelah perubahan menjadi Rp.360.324.905.558.

Belanja Tidak Terduga sebelum perubahan dan perubahan nominalnya masih tetap yaitu Rp. 8.250.000.000. Belanja Transfer, sebelum perubahan Rp. 449.301.158.055, dan setelah perubahan menjadi Rp. 460.188.779.612.

Ketiga, Pembiayaan Netto sebelum perubahan Rp.68.536.263.582, dan setelah perubahan menjadi Rp.387.802.117.392, yang mana terdiri atas Penerimaan Pembiayaan dan Pengeluaran Pembiayaan. Untuk Penerimaan Pembiayaan, sebelum perubahan Rp.98.936.263.582, dan setelah perubahan menjadi Rp.415.802.117.392. Untuk Pengeluaran Pembiayaan sebelum perubahan Rp.30.400.000.000, dan setelah perubahan menjadi Rp.28.000.000.000.

Wabup juga menyampaikan, bahwa dalam penyusunan Kebijakan Umum Perubahan Anggaran serta Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Kabupaten Kendal Tahun 2022 mendasarkan pada arah kebijakan tahun 2022 yang tercantum dalam RPJMD Kabupaten Kendal Tahun 2021-2026 yaitu mewujudkan “Kendal Recovery”.

Pada tahun 2022 ini tercantum pada RPJMD Kendal 2021-2026 dengan arah kebijakan pada pemulihan ekonomi berbasis pengembangan potensi unggulan daerah, dan sumber daya alam didukung penguatan layanan kesehatan dan infrastruktur pendukung yang optimal, fokus pembangunan pada meningkatkan pertumbuhan ekonomi dengan melakukan penguatan kepada UMKM.

Selanjutnya penguatan industri, pengembangan sektor pariwisata dalam upaya meningkatkan kemudahan investasi, kemudahan berusaha, serta peningkatan kualitas destinasi wisata, pengembangan desa wisata, dan peningkatan sektor usaha ekonomi kreatif. (*17).

  • Share
Exit mobile version