PJ Sekda Kendal: Reforma Agraria Solusi Terbaik Atasi Permasalahan Sektor Agraria

  • Share
banner 468x60

KENDAL, MEDGO.ID – Pemerintah Kabupaten Kendal bersama Kantor Pertanahan Kabupaten Kendal, Jawa Tengah, menggelar rapat koordinasi (rakor) Gugus Tugas Reforma Agraria (GTRA), Selasa (29/3/2022), di Ruang Ngesti Widdhi Kabupaten Kendal.

Rakor dihadiri oleh Pj. Sekda Kendal, Ir. Sugiono, M.T., mewakili Bupati Kendal yang berhalangan hadir, para Kepala OPD Kabupaten Kendal terkait, dan Kepala ART/BPN Kendal, Drs. Agung Taufik Hidayat, M.M beserta jajarannya.

Pada kesempatan tersebut, Kepala ART/BPN Kendal menyampaikan bahwa rapat koordinasi ini adalah untuk lebih mensinergikan lagi GTRA Kendal terkait dengan Reforma Agraria.

“Reforma Agraria adalah sebuah upaya untuk menata kembali hubungan antara masyarakat dengan tanah yaitu menata kembali kekuasaan, kepemilikan, penggunaan, dan pemanfaatan tanah yang berkeadilan melalui penataan aset dan disertai dengan penataan akses untuk kemakmuran masyarakat Indonesia”, kata Agung.

Adapun tujuan dari Rerforma Agraria, lanjut Agung, diantaranya yaitu untuk mengurangi ketimpangan penguasaan dan kepemilikan tanah dalam rangka menciptakan keadilan, menangani sengketa, dan konflik agraria, serta menciptakan sumber kemakmuran dan kesejahteraan masyarakat yang berbasis agraria melalui peraturan penguasaan, kepemilikan, penggunaan dan pemanfaatan tanah.

Selain itu, imbuh Agung, juga bertujuan untuk menciptakan lapangan pekerjaan guna mengurangi angka kemiskinan, memperbaiki akses masyarakat kepada sumber ekonomi, meningkatkan ketahanan dan ketahanan pangan, dan memperbaiki dan menjaga kualitas lingkungan hidup.

“Saya berharap, dengan rakor ini menjadi titik awal bagaimana kita bisa mewujudkan suatu tatanan model terkait dengan reforma agraria di kabupaten Kendal, yang kedepannya bisa dikembangkan di desa-desa yang ada di Kabupaten Kendal”, pungkas Agung.

 

Sementara itu, Pj. Sekda Kendal, dalam kesempatan itu menyampaikan bahwa dirinya menyambut baik dilaksanakannya rakor GTRA Kabupaten Kendal tahun 2022, yang merupakan program pemerintah yang bertujuan untuk keadilan dan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Kendal.

Ir. Sugiono mengatakan bahwa dilaksanakannya rakor GTRA diharapkan bisa mendorong dan meningktakan koordinasi dengan pemangku kepentingan, agar terdapat kesepahaman dalam penyelenggaraan gugus tugas Reforma agraria di Kabupaten Kendal.

Reforma Agraria, ungkap Sugiono, adalah sebagai upaya menata kembali sistem politik dan hukum pertanahan berdasarkan Pancasila UUD 1945, Undang-Undang Republik Indonesia No. 5 tahun 1960 tentang peraturan dasar pokok-pokok agraria dan Peraturan Presiden Indonesia No. 86 tahun 2012. Dengan dilaksanakan dua tahapan pokok, yakni penataan aset, dan penataan akses.

“Beberapa persoalan sektor agraria saat ini adalah adanya sengketa dan konflik agraria alih fungsi lahan pertanian yang masif, kemiskinan dan pengangguran, kesenjangan sosial dan turunnya kualitas lingkungan hidup”, tandas Sugiono.

Maka dari itu, lanjutnya, untuk mengatasi permasalahan tersebut, reforma agraria merupakan solusi terbaik melalui penyelenggaraan penataan aset reform disertai dengan akses reform. Sehingga kita dapat menyingkronkan kebijakan dalam Gugus Tugas Reforma Agraria, agar progam dan kegiatannya dapat berjalan efektif dan berkesinambungan.

Ia berharap, singkronisasi tersebut juga dapat menemukan solusi dari permasalahan- permasalahan yang muncul dalam masyarakat. Singkronisasi dalam hal pengembangan potensi keunggulan daerah adalah untuk mempercepat capaian dalam pengembangan sumber daya di Kawasan pedesaan di Kabupaten Kendal.

“Kepada tim GTRA Kendal, agar melakukan penggalian dan pendataan sumber potensi tanah objek reforma agraria atau TORA di Kabupaten Kendal menjadi tugas yang perlu dilakukan untuk menyukseskan penataan aset Reforma Agraria. Selain itu, juga nantinya terdapat adanya pilot projeck kampung Reforma Agraria yang akan menjadi ikon kesuksesan pelaksanaan Reforma Agraria. Harapanya dengan terbentuknya kampung percontohan akan menjadi motivasi bagi kampung/desa lain untuk memiliki aset yang tertata dan akses yang berjaya”, pungkas Pj. Sekda Kendal.(*).
Pewarta: Adang.

banner 336x280
banner 120x600
  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *