Pendaftaran Pemantau Pemilu Sepi, Bawaslu Kota Semarang Minta KPU Gencarkan Sosialisasi

  • Share

SEMARANG, MEDGO.ID – Hingga H-11 jelang Pemilihan Wali Kota (Pilwalkot) Semarang Jawa Tengah, yang akan dilaksanakan pada 9 Desember 2020 mendatang ternyata pendaftaran pemantau pemilu masih sepi peminatnya. Bahkan, belum ada satu pun lembaga yang mau mendaftarkan diri menjadi pemantau pemilu.

Dengan kondisi seperti itu, Nining Susanti selaku Koordinator Divisi Pengawasan dan Hubungan Antar Lembaga Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Semarang, merasa prihatin dan mendorong Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Semarang untuk gencar melakukan sosialisasi kepada masyarakat terkait pendaftaran pemantau pemilu, Sabtu (28/11/2020).

\
Keterangan foto: Nining Susanti selaku Koordinator Divisi Pengawasan dan Hubungan Antar Lembaga Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Semarang. (Dok. Foto: Bawaslu).

Pendaftaran pemantau Pilwalkot Semarang 2020 ini memang berbeda dengan Pemilu 2019. Pada 2019 lalu, Bawaslu yang membuka pendaftaran pemantau pemilu, akan tetapi untuk Pilkada 2020 dilakukan oleh KPU.

“Dari elemen masyarakat sepertinya belum ada yang tertarik. Apalagi pemantau pemilu harus berbadan hukum dan memiliki syarat administrasi sesuai dengan undang-undang”, ungkap Nining.

Sosialisasi secara masif, lanjut Nining, sangat perlu untuk dilakukan agar informasi pengawas pemilu yang minim sekali peminatnya, bisa tersampaikan keoada masyarakat luas.
“Bawaslu juga sudah meminta 10 Fakultas Hukum dan satu Fakultas Ilmu Sosial dan Politik dari perguruan tinggi di Kota Semarang yang sudah menjalin kerja sama Bawaslu, agar ikut berpartisipasi menjadi pemantau pemilu”, tutur anining.

Kelihatannya, tambah Nining, belum ada yang mau mengambil posisi itu. Kami atur strategi lain dengan menggerakkan seluruh elemen untuk mengawasi pilkada. Tujuannya agar potensi kerawanan dan kecurangan bisa diminimalisir.

“Pendaftaran pemantau pemilu masih dibuka hingga akhir masa kampanye yakni pada 5 Desember 2020 mendatang. Saya berharap, ada stakeholder yang bersedia jadi pemantau pemilu, mengingat peran mereka sangat penting sebagai penyeimbang antara Bawaslu, KPU dan masyarakat saat gelaran pesta demokrasi”, pungkas Nining. (AD1).

 

banner 336x280
banner 120x600
  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *