Mayat Laki-Laki Tanpa Identitas Ditemukan Di Saluran Air

  • Share

CILACAP, MEDGO.ID – Warga Desa Karangkandri Kecamatan Kesugihan Kanbupaten Cilacap Jawa Tengah, Rabu (2/12/2020) pukul 07.00 WIB, dihebohkan dengan penemuan mayat di sebuah saluran air Kalisabuk, tepatnya di sebelah utara SPBU Karangkandri di jalan Raya Karangkandri -Cilacap.
Saat ditemukan posisi tubuhnya tertelungkup mengambang di air.

Peristiwa penemuan mayat tersebut selanjutnya oleh warga setempat segera dilaporkan ke Pos Polisi lalu Lintas Karangkandri.

Petugas polisi yang datang ke lokasi, kemudian mengevakuasinya dan diketahui bahwa mayat tersebut adalah mayat seorang laki-laki.
Petugas juga mencari petunjuk untuk mengetahui identisnya tapi tidak menemukannya.

Kapolsek Kesugihan AKP R. Gunung Krido Wahono saat dikonfirmasi mengatakan bahwa pada saat ditemukan kondisinya sudah meninggal dunia.

‘Saat ditemukan, korban mengenakan baju hitam bermotif garis abu abu dan mengenakan celana hitam serta jaket warna hitam. Terdapat kaca mata pada baju korban, pada tangan kirinya memakai jam tangan berwarna hitam. Jika dilihat dari baju yang dikenakan sepertinya baju seragam proyek”, kata AKP Gunung.

AKP Gunung menambahkan, ciri-ciri fisik korban yaitu rambut potongan pendek kriting dan kulit sawo matang. Umurnya diperkirakan sekitar 40 hingga 45 tahun.

“Dugaan sementara, dengan adanya luka dan kondisi fisiknya, diduga korban merupakan korban kecelakaan lalu-lintas dan saat ini jenazah korban masih di Rumah sakit Umum Daerah (RSUD) Cilacap. Karena adanya dugaan sebagai korban kecelakaan, maka kasus tersebut ditangani oleh Unit Laka Lantas Polres Cilacap”, kata AKP Gunung.

Secara terpisah, saat dikonfirmasi, Iptu Setyo Nugroho selaku Kanit Laka Lantas mengatakan bahwa saat ini petugas masih melakukan pendalaman apa benar sebagai korban tabrak lari atau bukan, karena kebetulan posisi korban berada di pinggir jalan raya.

‘Ditemukannya luka-luka di bagian tangan dan wajah, oleh karenanya kita akan terus melakukan pengembangan untuk memastikan apakah benar sebagai korban kecelakaan lalu-lintas, tabrak lari atau oleh sebab lain. Apalagi pada saat ditemukan, di TKP tidak ditemui sepeda motor atau kendaraan lainnya”, terang Iptu Setyo Nugroho. (*).
Reporter: Adang.
Kontributor Cilacap: Bambang.

 

  • Share
Exit mobile version