Makmun: Mahasiswa Sebagai Kaum intelektual Sudah Semestinya Tanggap Terhadap Situasi Di Masyarakat

  • Share
Keterangan foto: Ketua DPRD Kendal Muhammad Makmun saat menemui aksi mahasiswa di depan gedung DPRD Kendal.

KENDAL, MEDGO.ID – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kendal Jawa Tengah Muhammad Makmun, memberikan apresiasinya kepada para mahasiswa yang melakukan aksi unjuk rasa pada hari Jum’at 9 Oktober 2020 di depan gedung DPRD Kendal, yang berlangsung secara damai dan santun.

Dalam pernyataannya, Minggu (11/10/2020), Makmun mengatakan bahwa sebagai kaum intelektual memang sudah semestinya tanggap terhadap situasi di masyarakat. Tak cukup hanya dengan membaca “buku”, tapi ada kalanya juga perlu membaca “kehidupan”.

Aksi aliansi mahasiswa Kendal menolak Omnibus Law UU Cipta Kerja pada Jumat (9/10/2020) di depan kantor DPRD Kendal, menunjukkan bahwa ruh pergerakan masih ada pada mahasiswa hari ini.

“Sebuah catatan penting, dari aksi yang berlangsung kondusif itu, adalah dimana para mahasiswa Kendal bisa menunjukkan cara-cara aksi yang tertib, santun dan damai. Terima kasih kepada adik-adik mahasiswa PMII, IMAKEN, IMKY, Formaken dan semuanya. Ini menjadi antitesis terhadap aksi-aksi mahasiswa di daerah lain yang diwarnai kericuhan dan bahkan tindak anarkis”, kata Makmun.

Makmun juga menyampaikan bahwa dirinya merupakan bagian dari generasi ’98, bahwa untuk mengonsolidasikan massa aksi di lapangan agar tetap satu komando, tidak terjadi chaos, sangat dibutuhkan seorang figur kepemimpinan di lapangan dan kekompakan massa.

Menurut Makmun, aksi damai para mahasiswa Kendal itu juga tak lepas dari peran teman-teman Polisi, TNI, juga Satpol PP. Teman-teman ini semua juga menunjukkan wajah-wajah yang ramah selain ketegasan sikap. Berkat itu semua, saya bisa merasa nyaman berdiri sama tinggi dan duduk sama rendah dengan teman-teman mahasiswa.

“Di tengah kerumunan ratusan massa itu, saya merasa seperti kembali menjadi aktivis mahasiswa”, pungkas Makmun. (AD1).

  • Share
Exit mobile version