Ledakan Petasan Di Kebumen: 4 Orang Tewas dan 4 Orang Terluka

  • Share

SEMARANG, MEDGO.ID – Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Tengah (Jateng) menggelar konfrensi pers perihal insiden ledakan bahan petasan yang terjadi di Desa Ngabean Kecamatan Mirit, Kabupaten Kebumen Jawa Tengah, Jum’at (14/05/2021).

\

Diketahui, ledakan bahan mercon yang terjadi pada Rabu (12/5/2021) sekitar pukul 17.00 tersebut, telah mengakibatkan 4 orang tewas dan 4 orang lainnya mengalami luka-luka.
4 orang korban yang meninggal dunia adalah Taufik Hidayat (27), Rizky Efendi (21), Rio Dwi Pangestu (22), dan Sugiyanto (23).
Sedangkan korban yang mengalami luka-luka yakni Bambang priyono (29), Alib (24), Irwan (25) dan Ratna.

Pada kesempatan tersebut, Kapolda Jateng, Irjen. Pol. Ahmad Luthfi, menjelaskan bahwa berdasarkan hasil penyidikan Tim Inafis Labfor, memastikan dimana ledakan tersebut berasal dari bahan-bahan mercon atau petasan.

Sampai saat ini, imbuh Kapolda, terkait dengan ledakan itu, Polda Jateng telah memeriksa sebanyak16 orang.
Dari hasil pemeriksaan terhadap salah seorang pelaku yang saat ini masih di rawat di rumah sakit, diperoleh keterangan bahwa para pelaku mendapatkan bahan mercon tersebut dari Pati dan dipesan secara online.

“Penyidik kita sudah berangkat kesana untuk minta keterangan, nanti akan kita akan gambarkan secara utuh perkembangan selanjutnya,” terangnya.

Kapolda menambahkan, Polres Kebumen juga telah melaksanakan kegiatan kepolisian yang ditingkatkan (KKYD) dan mengamankan hampir 4 kwintal bahan mercon.
“Di TKP, polisi menemukan hampir 400 selongsong, namun karena ke-4 pelaku tewas menyulitkan polisi untuk mendapatkan keterangan”, tutur Kapolda.

Karena pelaku atau korbanya meninggal dunia semua, lanjut Kapolda, kita tidak tahu petasan itu mau dijual atau mau untuk apa atau mau dikemanakan.

“Seluruh jajaran Polda Jateng telah memusnahkan 72.000 pieces bahan mercon. Hal ini menandakan masyarakat belum memiliki kesadaran bahwa bahaya petasan bisa mengancam jiwa. Ini akan kita kembangkan terus untuk jadi pembelajaran bahwa barang siapa yang menyimpan dan memguasai terkait bahan mercon/khandaq akan dikenai sanksi pidana UU Darurat No.12 Tahun 1951”, tandas Ahmad Luthfi.

Atas kejadian ini Kapolda Jateng menghimbau pada seluruh warga Jawa Tengah untuk tidak main-main dengan petasan sebab bisa menimbulkan kerugian yang tak sedikit bahkan bisa mengancam jiwa. (*).
Pewarta: Adang.

banner 336x280
banner 120x600
  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *