Lapas Terbuka Kelas II B Kendal Gelar Workshop Budidaya Kelapa Kopyor Genjah

  • Share

Kendal, medgo.id – Kantor Wilayah Kemenkumham Jawa Tengah melalui Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Terbuka Kelas II B Kendal bekerja sama dengan Koperasi Produsen Agro Gemilang Nusantara (KOPAGEMINUSA), menggelar Workshop atau pelatihan budidaya Kelapa Kopyor dengan tema “Peluang Usaha Prospek Budidaya Kelapa Kopyor Genjah sebagai Destinasi Wisata Berbasis Produk Eksotik di Indonesia”, Senin (28/11/2022), di Gedung Serbaguna Lapas Produktif Kendal.

Hadir dalam acara tersebut Kakanwil Kemenkumham Jawa Tengah, Dr. A. Yuspahruddin, Kepala Divisi Administrasi, Jusman, Kepala Divisi Pemasyarakatan, Supriyanto, serta Kepala Divisi Pelayanan Hukum dan HAM, Bambang Setyabudi.
Tampak hadir pula Wakil Bupati Kabupaten Kendal, H. Windu Suko Basuki dan seluruh Kepala Dinas beserta jajarannya, Camat dan Kepala Desa.

\

Sementara itu, datang juga dari unsur akademisi antara lain Dekan Fakultas pertanian & Peternakan UNDIP Semarang, Bambang Waluyo, dan Lektor Kepala Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Purwokerto, Sisunandar.

Kepala Lembaga Pemasyarakatan Terbuka Kelas II B Kendal, Rusdedy, mengatakan bahwa kegiatan workshop adalah sebagai respon terhadap Program Tanam Kelapa Genjah 1 juta batang di seluruh Indonesia yang dicanangkan oleh Presiden RI, Joko Widodo.

Lebih jauh Rusdedy menuturkan bahwa Workshop bertujuan untuk memperkuat sektor pertanian sebagai bantalan perekonomian dalam mengantisipasi dan menghadapi krisis pangan global serta memperkuat ketahanan pangan dan meningkatkan pendapatan masyarakat.

“Selain itu, workshop juga bertujuan untuk memberikan edukasi tentang budidaya Kelapa Kopyor sebagai produk eksotik yang bernilai ekonomi menjanjikan. Dan juga untuk menggali potensi Lapas Terbuka Kendal sebagai sarana asimilasi, edukasi, dan destinasi agrowisata baru”, kata Rusdedy.

Sementara itu, Ketua Penyelenggara Kegiatan, yang juga Kepala Seksi Binadik dan Giatja, Ari Rahmanto, menyampaikan bahwa kegiatan workshop diikuti oleh 119 orang peserta yang datang langsung di Gedung Serbaguna Lapas Produktif Kendal terdiri dari masyarakat umum, Warga Binaan Pemasyarakatan dan Petugas Lapas Terbuka Kendal serta 56 Peserta Daring melalui aplikasi zoom.

Kakanwil Kemenkumham Jawa Tengah, Dr. A. Yuspahruddin, dalam sambutan pembukaannya mengungkapkan bahwa untuk menjalankan proses pembinaan bagi para warga binaan, lembaga pemasyarakatan tidak dapat bekerja sendirian, namun perlu adanya keterlibatan dari pihak ketiga atau instansi terkait dalam upayanya untuk mencapai tujuan dari pemasyarakatan.

“Oleh karena itu, saya mengapresiasi Lapas Terbuka Kelas II B Kendal yang bekerjasama dengan Koperasi Produsen Agro Gemilang Nusantaradapat melaksanakan kegiatan Workshop budidaya kelapa kopyor genjah”, kata Yuspahrudin.

Melalui kegiatan workshop ini, imbuh Yuspahruddin, saya berharap bisa memberikan citra positif terhadap pembinaan narapidana di Lapas, sehingga masyarakat dapat melihat bahwa Lapas bukanlah lembaga yang membelenggu kreativitas para narapidana, melainkan Lembaga yang turut berperan aktif dalam membangun karakter dan meningkatkan keterampilan narapidana, sehingga mereka memiliki bekal yang baru di tengah masyarakat.

Menurut Yuspahrudin, Lapas Terbuka Kelas II B Kendal yang dibangun di areal seluas 107,5 hektar, memiliki potensi yang sangat besar sebagai lahan budidaya kelapa kopyor super genjah ini.

“Kelapa kopyor super genjah ini rasanya sangat cocok dan memiliki potensi yang bagus ditanam disini, kita tanam tiga tahun tumbuh, dan setiap 20 hari sekali bisa panen, luar biasa itu”, tandas Yuspahrudin.

Sementara itu terkait dengan kegiatan workshop, Wakil Bupati Kabupaten Kendal, H. Windu Suko Basuki, menyambut baik dan menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya atas terselenggaranya Perjanjian Kerjasama antara Lapas Terbuka Kelas II B Kendal dengan Koperasi Produsen Agro Gemilang Nusantara.

“Inovasi destinasi wisata berbasis produk eksotik, salah satunya yaitu budidaya kelapa Kopyor Genjah, terus diupayakan oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Kendal, guna mewujudkan misi Kabupaten Kendal sebagai Pusat Industri dan Pariwisata di Jawa Tengah”, kata Wabup Kendal.

Wabup Kendal memaparkan bahwa Kabupaten Kendal memiliki garis pantai sepanjang 43 Kilometer, menjadikannya sangat potensial untuk pengembangan dan budidaya kelapa Kopyor Genjah.

“Saya berharap, kegiatan ini dapat menjadi media belajar dan saling tukar informasi mengenai berbagai potensi, peluang dan tantangan pengembangan budidaya kelapa Kopyor Genjah di Kabupaten Kendal”, pungkas Wabup.

Selanjutnya pada kesempatan tersebut juga dilakukan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara Kanwil Kemenkumham Jawa Tengah dengan Fakultas Peternakan & Pertanian Universitas Diponegoro, tentang sinergitas pelaksanaan tugas dan fungsi bidang pembinaan kemandirian peternakan dan pertanian pada Lembaga Pemasyarakatan di Lingkungan Kantor Wilayah Kemenkumham Jawa Tengah.

Selanjutnya juga dilakukan peandatanganan Perjanjian Kerjasama (PKS) antara Kanwil Kemenkumham Jateng dengan Fakultas Kedokteran Universitas Diponegoro Semarang terkait dalam bidang peningkatan dan pengembangan mutu pelayanan kesehatan dan peningkatan pendidikan, serta penelitian dan pengabdian masyarakat.

 

Usai penandatangan MoU dan PKS, kegiatan ditutup dengan prosesi penanaman kelapa genjah oleh seluruh tamu undangan dan mengunjungi beberapa stand hasil bumi dari Kabupaten Kendal. (*17).

banner 336x280
banner 120x600
  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *