Ketum LSM LAPAAN RI Jawa Tengah: Pemasangan Portal Di Underpass Makamhaji Itu Aneh

  • Share

SURAKARTA, MEDGO.ID – Pemasangan portal batas ketinggian kendaraan yang dipasang oleh Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah, di akses masuk Underpass Makamhaji, Kartasura, dimana jalan di Underpass tersebut mengalami kerusakan akibat dilintasi oleh kendaraan bertonase besar, mendapatkan sorotan dari Ketua Umum LSM LAPAAN RI Jawa Tengah, Dr. BRM Kusumo Putro SH, MH.

Dalam keterangan tertulisnya kepada medgo.id melalui telepon selulernya, Selasa (19/4/2022), BRM Kusumo Putro mengatakan bahwa kebijakan dari Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Sukoharjo yang membatasi kendaraan JBB 8,5 ton dan ketingian lebih dari 3,5 meter melintas di underpass Makamhaji, Kartasura, adalah sebuah keanehan.

\

Menurut BRM Kusumo, terkait dengan kerusakan jalan di Makam Haji seharusnya pemerintah jangan menyalahkan para pengguna jalan dan pemerintah jangan mengkambing hitamkan kendaraan bertonase besar yang melintas.

“Masyarakat jangan selalu disalahkan, karena masyarakat sudah memenuhi kewajibannya yaitu dengan membayar pajak. Adalah kewajiban pemerintah untuk memenuhi kewajibannya menyediakan jalan yang layak bagi seluruh pengguna jalan”, tandas Kusumo.

Ketua Umum LSM LAPAAN RI Jawa Tengah, Dr. BRM Kusumo Putro SH, MH.
(Dok. foto: Kusumo).

Lebih lanjut Kusumo menekankan bahwa lebih baik pemerintah mencabut kelas jalan underpass Makamhaji yaitu dari kelas III menjadi kelas I supaya semua kendaraan bisa melalui jalan itu, dan bukan malah memaksa pengguna jalan untuk memutar melalui jalan-jalan di kabupaten lain yang juga belum tentu sesuai dengan peruntukannya.

‚ÄĚDengan mengalihkan kendaraan berat melalui jalan lain di daerah sekitar Sukoharjo, hal ini sama saja Bupati Sukoharjo melemparkan masalah ke daerah lain seperti Klaten, Karanganyar, dan Solo. Karena jalan-jalan yang digunakan untuk pengalihan itu pasti akan mengalami kerusakan juga”, pungkas Kusumo.

Jalur alternatif untuk menghindari Underpass Makam Haji
Untuk kendaraan berat yang datang dari arah barat (Boyolali atau Yogyakarta) dialihkan melalui Simpang Pakis (Delanggu, Klaten ) ke timur dan tembus ke Solo Baru dan demikian juga sebaliknya.

Kendaraan beart yang datang dari arah selatan (Sukoharjo dan Wonogiri), dari arah Boyolali dan Semarang melalui Kartasura, Kleco, Faroka, Jajar, Manahan, Sumber, Panggung, Pasar Kliwon menuju Bacem dan berlaku sebaliknya dan Untuk Kendaraan dari Arah Sukoharjo – Wonogiri. (*).

banner 336x280
banner 120x600
  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *