Keberadaan Lapas Terbuka Kendal Mewarnai Penyusunan RDTR Kendal

  • Share

Kendal, medgo.id – Lapas Terbuka Kendal secara geografis terletak di wilayah utara Kabupatan Kendal dan berjarak hanya kurang lebih 2-3 km dari garis pantai utara.

Sedangkan secara sosiologis berada diantara tiga desa di wilayah Kecamatan Patebon yaitu Desa Wonosari, Bangunsari dan Kartikajaya.

\

Lapas Terbuka Kelas IIB Kendal, sebagai Lapas Minimum Security yang melaksanakan kegiatan pembinaan produktif terhadap Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) di bidang Industri Agriculture antara lain pertanian, perikanan, dan peternakan, adalah salah satu dari lima Lapas Terbuka di Indonesia yang memiliki typical lapas terbuka produktif/industri.

WBP di Lapas Terbuka, disebut sebagai ‘pekerja’, karena yang mengerjakan kegiatan produktif tersebut dibawah bimbingan petugas Lapas dan bekerja sama dengan lintas sektoral di bidangnya masing-masing.

Demikian yang diungkapkan oleh Kasubbag Tata Usaha, Ghina Soekarna, yang mewakili Kepala Lapas Terbuka Kelas IIB Kendal, pada kegiatan Diskusi Konsultasi Publik I Penyusunan Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) Kecamatan Patebon, di hotel Sae Inn Kendal, Senin (19/9/2022).

“Betapa penting dan strategisnya existensi atau keberadaan dari Lapas Terbuka Kendal secara infrastruktur yang geografis dan sosiologisnya berada diantara tiga desa tersebut, mengingat pada setiap kegiatan, Lapas Terbuka Kendal selalu melibatkan masyarakat sekitar Lapas dalam proses berkegiatan”, papar Ghina.

Hal ini, lanjut Ghina, membuktikan bahwa Lapas Terbuka Kendal sebagai institusi teknis di bidang pemasyarakatan, tidak bisa dipisahkan kiprahnya secara kausalitas dari partisipasi sosial masyarakat di sekitarnya. Sehingga peran dan kiprah Lapas Terbuka Kendal menjadi penting bagi Dinas PUPR Kabupaten Kendal untuk menjadi dasar pertimbangan dalam Penyusunan RDTR Kabupaten Kendal.

“Kiprah Lapas Terbuka Kendal tersebut bak tabir tersingkap yang selama ini tertutup. Sehingga dengan dibukanya peran Lapas Terbuka, bisa menjadi dasar pertimbangan dinas terkait dalam Penyusunan RDTR,” imbuh Ghina.

Kegiatan Konsultasi Publik I RDTR Kecamatan Patebon, yang dibuka oleh Kabid Tata Ruang, Sri Atmaja, mewakili Kepala Dinas PUPR Kendal dan difasilitasi oleh Pejabat Fungsional Penata Ruang Ahli Muda Sub Koordinator Survey dan Perencanaan Tata Ruang serta Tim Penyusunan RDTR Kabupaten Kendal.

Sementara itu, Kabid Tata Ruang, Sri Atmaja, menjelaskan bahwa tujuan dari digelarnya kegiatan tersebut adalah untuk memenuhi salah satu ketentuan dalam proses penyusunan RDTR, sesuai dengan Permen ATR/BPN Nomor 11 Tahun 2021.

“Penyusunan RDTR harus ada konsultasi publik untuk memberikan kesempatan stakeholder terkait, untuk memberikan saran dan masukan terkait materi teknis RDTR yang sudah kami susun”, jelasnya, Selasa (20/9/2022).

Konsultasi publik I ini, lanjut Sri Atmaja, dikhususkan, untuk menjaring isu isu strategis dan potensi yang ada di wilayah perencanaan.

Acara yang dihadiri oleh seluruh Kepala Desa se-Kecamatan Patebon beserta instansi terkait se-Kabupaten Kendal, juga diisi dengan diskusi terkait penataan ruang. (*17).

banner 336x280
banner 120x600
  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *