Kadivpropam Polri: Hindari Pelanggaran dan Fokus Layani Masyarakat

  • Share

SEMARANG, MEDGO.ID – Kepala Divisi Profesi dan Pengamanan (Kadivpropam) Polri, Irjen Pol Ferdy Sambo, lakukan kunjungan kerja ke Polda Jawa Tengah, Kamis (20/1/2022) siang.

Kedatangan Kadivpropam disambut langsung oleh Kapolda Jawa Tengah, Irjen Pol Ahmad Luthfi dan Wakapolda Jawa Tengah.

\

Bertempat di gedung Borobudur Mapolda Jateng, Irjen Pol Ferdy Sambo memberikan arahan terkait pembinaan pencegahan perilaku menyimpang para anggota Polri.

Dalam arahannya, Irjen Pol Ferdy meminta pengawasan terhadap perilaku anggota Polri agar ditingkatkan. Menurutnya, hal tersebut sangat penting karena perilaku negatif sejumlah oknum anggota bisa berdampak negatif kepada Polri sebagai sebuah institusi.

“Disamping melaksanakan tugas rutin, anggota jangan tergelincir dengan melakukan perilaku negatif”, ungkap Irjen Pol Ferdy, dihadapan puluhan Kapolres dan pejabat yang mengikuti kegiatan tersebut.


Untuk itu, lanjutnya, para perwira sebagai manager di lapangan harus melakukan pengawasan ketat terhadap anggotanya. Para perwira sebagai supervisor harus terus mengingatkan anggota agar tidak melakukan pelanggaran dan fokus pada peningkatan pelayanan pada masyarakat.

“Saya mengapresiasi atas langkah tegas Kapolda Jawa Tengah yang mencopot kasat di salah satu Polres karena ada laporan pelanggaran etis dari masyarakat. Bertindak cepat terhadap komplain masyarakat merupakan hal yang harus dilakukan Polri sebagai bentuk pelayanan pada masyarakat,” tandas Irjen Pol Ferdy.

Di depan media, Kadivpropam menjelaskan bahwa kedatangannya di Polda Jawa Tengah adalah untuk melakukan pencegahan secara dini dan mitigasi perilaku menyimpang anggota Polri.

“Upaya ini dimaksimalkan di tengah tugas penanganan pandemi. Anggota harus bisa melakukan tugas dan tanggung jawabnya secara maksimal dan meminimalisir pelanggaran di tengah masyarakat”, kata Irjen Pol Ferdy.

Sementara itu, Kapolda Jateng mengungkapkan bahwa pihaknya telah memproses seluruh laporan masyarakat terkait pelanggaran anggota Polri.

“Polda Jateng juga telah membuat aplikasi agar masyarakat mudah melaporkan ke Bidpropam apabila menemukan perilaku menyimpang yang dilakukan oleh anggota Polri”, katanya.

Pada tahun 2021, imbuh Kapolda, ada 158 kasus yang terkait dengan pelanggaran anggota yang ditangani oleh Polda Jateng dan jajaran, baik dalam bentuk pelanggaran disiplin maupun kode etik.

“Saya sudah menginstruksikan kepada para Kapolres hingga Kapolsek untuk melakukan pengawasan melekat terhadap para anggota di lapangan”, kata Kapolda. (*).
Pewarta: Adang.

banner 336x280
banner 120x600
  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *