Kades Tanjungsari: Seluruh Proses dan Tahapan Pengisian Perangkat Desa Telah Sesuai Dengan Regulasi

  • Share

Kendal, medgo.id – Di Pemerintahan Desa Tanjungsari, Kecamatan Rowosari, Kabupaten Kendal, Jawa Tengah, terdapat dua jabatan Perangkat Desa (Perades) yang kosong yaitu Kepala Seksi Pelayanan Umum dan Kepala Seksi Pemerintahan.

Untuk mengisi kekosongan tersebut Pemerintah Desa Tanjungsari telah membentuk Panitia Penjaringan dan Penyaringan Perangkat Desa (P4D) yang diketuai oleh Sugiyo SH.

\

Namun ada pihak yang mempersoalkan tentang tahapan dan proses pendaftaran Bakal Calon Perangkat Desa (Bacalon Perades) tersebut, dimana tahapan yang dilakukan oleh P4D dinilai tidak transparan dan tidak sesuai dengan peraturan yang berlaku.

Hal tersebut terungkap dalam audensi antara auden yang mengatasnamakan perwakilan dari warga Desa Tanjungsari, dengan Pemerintah Desa Tanjungsari, yang dilaksanakan pada Senin (24/10/2022) siang, di Balai Desa Tanjungsari.

Audensi dihadiri oleh Ketua BPD Tanjungsari, Bayu, Kepala Desa Tanjungsari, HM Sugiyanto, Sekretaris Desa Tanjungsari, Ketua P4D, Sugiyo SH, Babinkamtibmas Desa Tanjungsari, Danramil Rowisari dan Kapolsek Rowosari, AKP Eko, serta perwakilan dari Polres Kendal.

Koordinator yang mengatasnamakan diri sebagai perwakilan warga Desa Tanjungsari, Saiful Amar, dalam kesempatan audensi tersebut menyebutkan bahwa dalam tahapan dan proses pendaftaran Bakal Calon Perangkat Desa Tanjungsari tidak dilakukan secara transparan dan tidak sesuai dengan peraturan yang berlaku.

Lebih lanjut Saiful menandaskan bahwa waktu pendaftaran yang sangat singkat agar pendaftaran bakal calon perangkat desa harus dilakukan perpanjangan waktu pendaftarannya untuk memberikan kesempatan kepada warga Desa Tanjungsari yang ingin mendaftarkan diri sebagai bakal calon perangkat desa.

“Kita akan terus memperjuangkan apa yang menjadi tuntutan masyarakat. Tolong penuhi tuntutan dari warga Desa Tanjungsari”, tegas Saiful.

Selaku koordinator, Saiful Amar mengajukan tuntutan antara lain menolak Panitia Penjaringan dan Penyaringan pengisian perangkat Desa yang tidak ada transparansi dengan lembaga desa yang yang terkait, penjadwalan dan pembentukan ulang Pantia Penjaringan dan Penyaringan pengisian perangkat Desa, batalkan hasil pendaftaran pada tanggal 13-21 Oktober 2022, dan bongkar serta usut praktek nepotisme.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Desa Tanjungsari, Sugiyanto, menegaskan bahwasanya proses dan tahapan penjaringan dan penyaringan pengisian perangkat desa yang telah dilakukan sudah seduai dengan regulasi atau Peraturan Bupati (Perbup) Kendal.

“Tahapan sosialisasi dan waktu pendaftaran dilakukan selama tujuh hari kerja. Jadi jika ada tuduhan bahwa waktu pendaftaran hanya dilakukan satu hari saja adalah tidak benar”, tegas Sugiyanto.

Sebagai kepala desa, lanjut Sugiyanto, saya juga menekankan kepada Panitia Penjaringan dan Penyaringan Perangkat Desa (P4D) untuk bekerja sesuai dengan regulasi yang ada.

“Jika ada pihak-pihak yang kurang puas atas hasil audensi ini, saya mempersilahkan untuk menempuh jalur hukum dengan mengajukan gugatan ke Pengadilan Tata Usaha Negara”, tandas Sugiyanto.

Sugiyanto juga menambahkan bahwa semuanya sudah berjalan dengan fair, dan untuk seleksi perangkat desa akan dilakukan dengan tes CAT, dimana lembaganya yaitu haru LPMP. Jangan ada embel-embel yang bermain.

“Jadi harapan saya adalah siapapun yang lolos tes CAT nantinya harus tegas, pintar dan mau bekerja keras untuk kemajuan desa”, pungkas Sugiyanto.

Seusai audensi, Ketua Panitia Panitia Penjaringan dan Penyaringan Perangkat Desa, Sugiyo, mengatakan bahwa aspirasi warga Desa Tanjungsari akan ditampung.

Senada dengan Kepala Desa Tanjungsari, Sugiyo menegaskan bahwa manakala ada pihak yang merasa kurang pas atau kurang puas dengan tahapan-tahapan yang telah dilakukan oleh Panitia Penjaringan dan Penyaringan Perangkat Desa, silahkan melanjutkannya ke ranah hukum. (*17).

banner 336x280
banner 120x600
  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *