Kabar Gembira, UMP Jateng 2021 Naik 3,27 Persen

  • Share

SEMARANG, MEDGO.ID – Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo telah mengumumkan penetapan Upah Minimum Provinsi (UMP) Jawa Tengah tahun 2021, Jumat (30/10/2020), di rumah dinasnya Puri Gedeh.

Ganjar menerangkan bahwa dasar penetapan UMP Jateng tahun 2021 adalah PP 78 tahun 2015 tentang pengupahan. Kenaikan tersebut juga atas dasar pertimbangan yaitu hasil rapat dengan Dewan Pengupahan, Serikat Buruh, Apindo dan lainnya.

\

“UMP ini sesuai dengan PP 78 tahun 2015 tentang pengupahan yang mendasari pada pertumbuhan ekonomi dan inflasi. Dua hal ini yang coba kami pegang erat,” terangnya.

Sesuai data dari Badan Pusat Statistik (BPS), inflasi year of year (yoy) untuk September di Jawa Tengah sebesar 1,42% dan pertumbuhan ekonominya tercatat sebesar 1,85%.

“UMP tahun 2020 sebesar Rp1.742.015 dan UMP Jateng tahun 2021 kami tetapkan sebesar Rp. 1.798.979,12. Jadi ada kenaikan Rp. 56.963,9 atau sebesar 3,27% “, jelas Ganjar.

Keterangan foto : Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo. ( Dok.foto: Humas Jateng)

Ganjar menyebutkan bahwa UMP tersebut harus menjadi pedoman seluruh kabupaten/kota di Jawa Tengah dalam menetapkan UMK masing-masing.

“Mereka punya waktu sampai dengan tanggal 21 Nopember 2020 nanti untuk menyusun itu (UMK). Dan ini kalimatnya dapat, artinya bisa iya bisa tidak. Pengalaman di Jawa Tengah, selama ini kami tidak menggunakan UMP melainkan UMK,” jelasnya.

Ganjar menambahkan bahwa dengan adanya kenaikan UMP Jateng tahun 2021 ini, maka ada dua kabupaten/kota di Jateng yang harus menyesuaikan, yakni Kabupaten Banjarnegara dan Wonogiri. Untuk Kabupaten Banjarnegara diharuskan menaikkan sebesar Rp. 50.979,12 dan Wonogiri sebesar Rp. 1.979,12.

Sementara itu, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Jateng, Sakina Rosellasari membenarkan bahwa dengan penetapan UMP Jateng 2021 itu, maka Banjarnegara dan Wonogiri harus menyesuaikan, sebab UMK di dua Kabupaten tersebut masih di bawah UMP.

“UMP ini kan patokan batas minimal upah di Jawa Tengah. UMK di dua Kabupaten itu tahun 2020 kan memang lebih rendah dari UMP tahun depan, jadi harus menyesuaikan. UMK Banjarnegara tahun 2020 sebesar Rp1.748.000 dan UMK Wonogiri sebesar Rp1.797.000,” kata Sakina. (*).
Laporan:Adang.

banner 336x280
banner 120x600
  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *