Jelang Ramadhan Ribuan Paket Sembako Dijual Di Pasar Murah

  • Share
banner 468x60

KENDAL, MEDGO.ID – Masalah klasik yang selalu berulang dari tahun ke tahun jelang datangnya bulan suci Ramadhan, selama bulan Ramadhan dan Idhul Fitri, adalah naiknya harga kebutuhan sembilan bahan pokok (sembako) seperti beras, gula pasir, minyak goreng, dan lain-lain.

Untuk itu, guna meringankan beban masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pokok jelang bulan suci Ramadhan 1443 H/2022 Masehi, Dinas Perdagangan Koperasi dan UKM (Disdagkop dan UMKM) Kabupaten Kendal, Jawa Tengah, menginisiasi dilaksakannya pasar murah sembako selama dua hari dari tanggal 31 Maret hingga 1 April 2022, di pasar relokasi Weleri di Terminal Bahurekso Kendal.


Pasar murah sembako tersebut diikuti oleh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kabupaten Kendal dan perusahaan yang ada di Kabupaten Kendal.

Kepala Disdagkop dan UMKM Kendal, Ferinando Rad Bonai, Jum’at (1/4/2022), mengatakan bahwa untuk kegiatan pasar murah, pihaknya menyediakan gula pasir sebanyak 2.000 paket dan untuk OPD masing-masing menyediakan 50 paket. Dari seluruh OPD totalnya mencapai 700 paket.

“Setiap paket dijual dengan harga Rp.50 ribu. Untuk membeli paket sembako tersebut, masyarakat diberi kupon dimana satu orang hanya mendapat satu kupon dan hanya bisa membeli satu paket sembako. Terkait dengan isi paket, masing-masing OPD menentukan sendiri isinya”, kata Feri.


Salah satu OPD yang membuka stand pasar murah adalah Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kendal, yang menyediakan sebanyak 50 paket sembako berisi 1 liter minyak goreng, satu renteng susu kental manis, 1 kg gula pasir, satu dus kecil teh celup dan 5 bungkus mie instan.

“Kita membuka stand di pasar murah dan menjual paket sembakonya pada hari Kamis (31/3/2022), dengan harga Rp. 50 ribu per paket”, terang Inti Diana.

Salah seorang pembeli dari Desa Jenarsari, Wiwik, menyampaikan bahwa adanya pasar murah sembako dengan harga di bawah harga pasar, cukup membantu dirinya untuk memenuhi kebutuhan seperti gula pasir dan minyak goreng, apalagi bulan Ramadhan sudah sangat dekat.

“Saya membeli satu paket yang isinya bawang putih 1/2 kg, gula pasir 1 kg, minyak goreng 1 liter, dan beras. Lumayan, bisa untuk memenuhi kebutuhan di awal bulan Ramadhan”, kata Wiwik.

Asisten Ekonomi dan Pembangunan, Tavip Purnomo, selaku ketua panitia pasar murah mengatakan, pasar murah yang digelar selama dua hari tersebut, pada hari pertama disediakan 1.700 paket, dan pada hari kedua disiapkan sebanyak 1.800 paket.

“Tujuan digelarnya pasar murah ini adalah selain untuk mengendalikan harga kebutuhan pokok, seperti minyak goreng, telur, dan beras, juga untuk meramaikan pasar relokasi yang selama ini kondisinya masih sepi pengunjung”, kata Tavip. (*).
Pewarta: Adang.

banner 336x280
banner 120x600
  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *