Jelang Pilkada Kesbangpol Kendal Gelar Pendidikan Politik Bagi Masyarakat

  • Share

KENDAL, MEDGO.ID – Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Kendal Jawa Tengah menggelar pendidikan politik bagi masyarakat dengan tema Sosialisasi Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kendal 2020, Rabu (21/10/2020), di Aula Kantor Kelurahan Ketapang Kecamatan Kota Kendal.

Hadir dalam acara tersebut, Asisten Pemerintahan Winarno, Plt Camat kota Kendal, wartawan Pokja Kendal yang tergabung dalam PWI dan Media Online Kendal.
Nara sumber yang hadir pada kegiatan tersebut yaitu Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kendal Hevy Indah Oktaria dan Arief Musthofifin selaku Kordiv hukum, Humas dan Datin Badan Pengawas Oemilu (Bawaslu) Kendal.

\

Winarno atas nama pemerintah Kabupaten Kendal dalam sambutanya, mengatakan bahwa pendidikan politik bagi masyarakat bertujuan agar pelaksanaan Pilkada 2020 dapat berjalan lancar, sejuk dan aman.
“Ada empat kriteria pilkada yang dikatakan sukses. Yang pertama ada penyelengara, kedua ada calonnya, ketiga partisipasi dari masyarakat dan yang ke empat adanya keamanan”, kata Winarno.

Sementara itu, dalam paparannya, Ketua KPU Kendal Hevy Indah Oktaria menjelaskan bahwa berdasarkan Rapat Pleno pada hari Sabtu tanggal 12 September 2020, dalam Pilkada 2020 Kabupaten Kendal telah ditetapkan ada sebanyak 787.632 pemilih tetap yang terdiri dari 392.210 orang pemilih laki-laki dan 395.512 orang pemilih perempuan, yang tersebar di 286 desa/kelurahan, 2.242 TPS dan 20 kecamatan.

“Saat ini sudah memasuki tahapan kampanye dan terkait dengan iklan kampanye, sebagaimana yang telah ditetapkan dalam PKPU maka media elektronik, cetak dan online yang bisa menayangkan iklan dari para calon adalah media yang sudah terferivikasi di Dewan Pers. Hal tersebut terkait dengan biaya iklan yang dikeluarkan oleh masing-masing pasangan calon. Untuk pemasangan atau penayangan iklan kampanye dilakukan dari tanggal 22 November – 5 Desember 2020”, kata Hevy.

Hevy menambahkan bahwa jadwal debat publik terbuka, akan diselenggarakan pada hari Rabu tanggal 18 November 2020 di TVRI dan pada tanggal 2 Desember 2020 di Kompas TV.

Sementara itu, Arief Musthofifin Kordiv hukum, Humas dan Datin Bawaslu Kendal, dalam paparannya lebih menekankan pada permasalahan pencegahan, pengawasan, penanganan pelanggaran, penegakan hukum dan masalah sengketa Pilkada.

“Tahapan pengawasan mulai dari awal tahapan sampai selesai Pilkada. Minimal ada 25 item pelanggaran yg harus di awasi, ” pungkas Arief. (*).
Laporan: Adang.

 

banner 336x280
banner 120x600
  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *