Jelang Penetapan UMP 2023 Gubernur Jawa Tengah Gelar Diskusi

  • Share

Semarang, medgo.id – Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, menggelar diskusi terkait dengan akan ditetapkannya Upah Minimum Provinsi (UMP), Kamis (10/11/2022), di rumah dinas gubernur.

Diskusi itu bertujuan untuk memberi masukan kepada pemerintah pusat, sebelum pengumuman keputusan Upah Minimum Provinsi (UMP) pada 21 November 2022 mendatang.

\

Dalam diskusi tersebut Gubernur Jawa Tengah melibatkan perwakilan dari LKS Tripartit dan Dewan Pengupahan Jawa Tengah, serta unsur pakar, pekerja, dan pengusaha.

Diskusi yang berlangsung selama satu jam itu, Ganjar meminta dan menerima masukan dari buruh maupun pengusaha.

“Pada dasarnya, di tengah situasi yang belum 100 persen baik untuk seluruh perusahaan, maka dialog seperti ini menjadi penting, agar saling memahami kondisi masing-masing, agar keputusan upah itu betul-betul merepresentasikan kesepakatan”, kata Ganjar.

Menurut Ganjar, dirinya lebih setuju dengan kebijakan upah sektoral. Sehingga, penetapan upah bisa disesuaikan pada kondisi per industrinya.

“Ruang diskusi masih akan dibuka untuk menampung masukan dan formula baru terkait penetapan upah, agar bisa disampaikan ke pemerintah pusat sebagai pertimbangan”, tandas Ganjar.

Sementara itu, Ketua Apindo Jawa Tengah, Frans Kongi, yang hadir dalam forum tersebut, memberika apresiasinya Gubernur Jawa Tengah yang terus membuka ruang diskusi, dan berharap nantinya ada satu kesamaan.

“Para pengusaha memilih Peraturan Pemerintah Nomor 36 Tahun 2021 sebagai dasar penetapan upah. Namun demikian kita perusahaan di Jawa Tengah tetap komitmen pasti ada kenaikan upah. Tentang berapa besaran kenaikannya kita belum tahu, kita tunggu angka dari Badan Pusat Statistik,” tandasnya.

Pada kesempatan itu, perwakilan buruh dari KSPSI, Wahyu Rahadi, yang datang mewakili wilayah Solo Raya, menyampaikan kepada Gubernur Jawa Tengah bahwa dengan adanya diskusi tersebut sebagai buruh merasa dimanusiakan.

“Saya berharap pemerintah bisa melihat lebih arif, khususnya terkait kondisi tenaga kerja yang ada di Jawa Tengah. Saya juga sangat mendukung langkah dari Gubernur Jawa Tengah yang mau menghidupkan kembali upah sektoral”, pungkas Wahyu. (*17).

banner 336x280
banner 120x600
  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *