Inspektorat Kendal Terima 32 Aduan Penyalahgunaan Anggaran

  • Share
Keterangan foto: Sugeng Prayitno Kepala Inspektorat Kabupaten Kendal. (Dok.foto: AD1).

KENDAL, MEDGO.ID – Dugaan adanya penyalahgunaan Dana Desa (DD), Anggaran Dana Desa (ADD) dan Pendaftaran Tanah Sistimatis Lengkap (PTSL), yang dilakukan oleh aparat pemerintah desa telah diadukan oleh masyarakat kepada Inspektorat Kabupaten Kendal Jawa Tengah.

Dalam keterangannya, Jum’at (9/10/2020), Kepala Inspektorat Kabupaten Kendal Sugeng Prayitno mengatakan bahwa hingga bulan Oktober 2020, ada sebanyak 32 aduan terkait dengan dugaan adanya penyalahgunaan anggaran yang dilakukan oleh aparat pemerintahan desa, dan pihaknya telah melakukan pemeriksaan secara administrasi dari 32 kasus aduan tersebut.
“Bahkan ada tiga aduan yang sudah masuk dalam ranah hukum”, kata Sugeng.

\

Sugeng menambahkan bahwa penyimpangan yang terjadi di sejumlah desa tersebut seperti kesalahan administrasi dan kinerja yang kurang baik.
Namun begitu, pihaknya masih memberikan toleransi untuk pembenahan, dan pihaknya juga akan dlmelakukan pembinaan.

“Bagi yang melanggar, kita berikan toleransi selama dua bulan dan jika dalam waktu dua bulan tersebut tidak segera melakukan pembenahan, maka kasusnya tetap akan dilanjutkan ke ranah hukum. Bagi yang tidak melakukan pelanggaran, akan diberikan surat keterangan yang menyatakan tidak ditemukan pelanggaran”, kata Sugeng.

Selanjutnya Sugeng berpesan kepada seluruh kepala desa agar tidak melakukan penyalahgunaan anggaran. Dengan tidak adanya penyalahgunaan anggaran maka desa dapat melaksanakan pembangunan dengan maksimal dan sudah pasti akan berdampak luas terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat desa. (AD1).

banner 336x280
banner 120x600
  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *