Ide “Ciamik” Sang Kades Hadapi Pandemi

  • Share
Keterangan foto: Loka wisata air di Progo Manggis Desa Madiyocondro Secang Magelang. (Dok. foto:AD1).

MAGELANG, MEDGO.ID – Terpuruknya perekonomian akibat pandemi Corona tidak lantas membuat semua orang mati angin ataupun jadi miskin ide dan kreatifitas serta tenggelam dalam ketidakberdayaan.

Potensi dan pesona alam yang begitu asri yang dimiliki oleh Dusun Harjosari Desa Madiyocondro Kecamatan Secang Kabupaten Magelang Jawa Tengah, telah menggugah semangat dan menumbuhkan ide “Ciamik” untuk bisa bangkit dari keterpurukan.

Adalah Waluyo sang Kepala Desa Madiyocondro yang tergugah untuk membangkitkan warganya dari kesulitan ekonomi. Waluyo berhasil menyulap sesuatu yang biasa-biasa saja menjadi hal yang luar biasa. Aliran air Progo Manggis sepanjang 500 meter tersebut disulapnya menjadi wahana wisata air yang menarik.

Di pertengahan bulan September 2020, nama Desa Madiyocondro mendadak jadi buah bibir, karena banyak orang yang berdatangan mengunjungi Desa Madiyocondro dengan tujuan menikmati wisata air dengan suguhan bentang alam yang asri dan udara yang sejuk.

Menurut Waluyo, ide memanfaatkan aliran air Progo Manggis menjadi obyek wisata air hanyalah ide spontanitas saja. Waluyo terinspirasi atas potensi air yang begitu melimpah dan warganya juga terhimpit oleh kondisi ekonomi karena rata-rata profesi warga desanya sebagai buruh tani dan buruh bangunan.

“Saya selaku kepala desa dengan kesepakatan keluarga, akhirnya mengajukan pinjaman ke bank sebesar Rp. 45 juta untuk membeli dua perahu, dimana agunannya adalah sertipikat rumah yang saya tempati”, kata Waluyo, Jum’at (25/9/2020).

Waluyo menambahkan, munculnya ide tersebut karena dirinya ingin memberdayakan warganya yang terkena Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) akibat pandemi Corona. Dirinya berharap perekonomian masyarakat khususnya desa Madiyocondro bisa bangkit kembali. Namun fakta yang ada, ternyata warga dari desa tetanggapun ikut merasakan juga manfaat adanya wisata air Progo Manggis dengan berjualan di loka wisata.

“Sekalipun kegiatan wisata air dengan manfaatkan air dari Progo Manggis tapi tidak mengurangi debit air irigasi untuk lahan pertanian dan warga juga sepakat untuk berperan aktif untuk menjaga kelestariannya baik dalam pembersihan sampah maupun pembersihan rumput di sepanjang aliran yang digunakan untuk wisata air”, tutur Waluyo.

Trihandayani salah seorang pengunjung yang datang dari Ungaran kabupaten Semarang seusai bertandang ke tempat saudaranya di Borobudur, merasa penasaran atas cerita dari saudaranya tentang wisata air Progo Manggis.

“Ternyata apa yang diceritakan oleh saudara saya itu benar adanya. Wisata air Progo Manggis memang sangat menarik. Airnya sangat jernih. Luar biasanya lagi, pemandangan alamnya begitu mempesona dan udaranya juga sejuk. Hamparan sawah berlatar belakang Gunung Sumbing semakin memanjakan mata. Keindahannya makin sempurna”, ujarnya dengan wajah semringah.(AD1).
Kontributor Magelang: Marno.

  • Share
Exit mobile version