Di Boyolali Pencari AK1 Mencapai Ribuan Orang

  • Share

Boyolali, medgo.id – Dinas Koperasi dan Tenaga Kerja (Dinkopnaker) Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah, menyampaikan bahwa para pencari kartu kuning atau yang dikenal dengan istilah AK1 adalah kartu tanda pencari kerja yang digunakan masyarakat untuk mencari pekerjaan, mencapai ribuan orang.

Kepala Bidang (Kabid) Pelatihan dan Penempatan Tenaga Kerja, Dinkopnaker Kabupaten Boyolali, Sugeng Priyanto, Selasa (02/08/2022), mengatakan bahwa dari bulan Januari hingga Juli 2022 ada sebanyak 4.131 orang yang mencari kartu AK1, terdiri dari 1.933 laki-laki dan 2.198 perempuan.

“Dari jumlah tersebut, kemudian dikelompokkan sesuai dengan jenjang kelulusan pendidikan. Untuk lulusan SD ada 43 orang, SMP ada 403 orang, SMA ada 3.340, Diploma I ada 19 orang, Diploma II ada 3 orang, Diploma III ada 93 orang, dan Diploma IV ada 5 orang. Kemudian, sarjana (Strata-1) ada 223 dan Strata-2 ada 2 orang”, papar Sugeng.

Terkait dengan jumlah lowongan pekerjaan (loker), lanjut Sugeng, hingga Bulan Juni 2022, ada 7.000 – 8.000 loker, yang sebagian besar didominasi oleh perusahaan yang bergerak di bidang garment.

“Kalau melihat jumlah lowongan kerja dengan pencari kerja, seharusnya para pencari kerja bisa tertampung tapi para pencari kerja sekarang masih pilah-pilih dan ragu-ragu untuk masuk di perusahaan”, jelasnya.

Untuk bisa mendapatkan kartu kuning, terang Sugeng, saat ini pendaftar tidak perlu datang ke Dinkopnaker Kabupaten Boyolali. Pendaftaran bisa dilakukan secara online pada laman bursakerja.jatengprov.go.id.

“Yang utama adalah menyiapkan ijazah terakhir dan fotokopi KTP karena disitu akan diketik nomor KTP dan nomor ijazah dan sebagainya. Lara pendaftar harus menyiapkan pas foto 3×4 berwarna untuk melakukan cetak kartu kuning di Dinkopnaker Kabupaten Boyolali”, tandas Sugeng. (*17).

  • Share
Exit mobile version