Dalam Satu Bulan Polres Purbalingga Ungkap 4 Kasus Narkoba

  • Share

PURBALINGGA, MEDGO.ID – Kepolisian Resor (Polres) Purbalingga Polda Jateng, dalam kurun waktu satu bulan yaitu pada bulan Maret 2021, berhasil mengungkap empat kasus penyalahgunaan narkoba di wilayah Kabupaten Purbalingga.

Kabag Ops Polres PurbaIingga, Kompol Pujiono, didampingi oleh Kasubbag Humas Iptu Widyastuti dan Kaurbinops Satreskoba Iptu Fajar Kartika, Jum’at (16/4/2021), dalam keterangannya, mengatakan bahwa Dari empat kasus yang berhasil diungkap, lima orang tersangka berhasil diamankan berikut barang buktinya.

“Lima orang tersangka tersebut diamankan di berbagai lokasi berbeda wilayah di Kabupaten Purbalingga”, kata Kabag Ops.

Kabag Ops Polres Purbalingga, Kompol Pujiono. (Dok. foto: Arif).

Kasus yang pertama yang diungkap yaitu terkait kepemilikan psikotropika. Satu tersangka berinisial WS (20 tahun), warga Kecamatan Rembang Kabupaten PurbaIingga, diamankan di wilayah Kecamatan PurbaIingga, Jum’at (12/3/2021) malam.

“Modus tersangka WS adalah membeli obat terlarang jenis Aprazolam dan Tramadol secara online melalui aplikasi jual beli. Setelah barang sampai kemudian obat terlarang tersebut rencananya akan dikonsumsi sendiri,” kata Kompol Pujiono.

Selanjutnya, imbuh Kompol Pujiono, tersangka diamankan sesaat setelah mengambil paket dari salah satu jasa pengiriman di wilayah Kecamatan PurbaIingga. Barang bukti yang diamankan dari tersangka berupa 11 butir obat terlarang jenis Aprazolam, 50 butir obat terlarang jenis Tramadol, 2 keping Kartu ATM dan satu telepon genggam.

“Tersangka dikenakan Pasal 62 UU RI Nomor 5 Tahun 1997 tentang Psikotropika dengan ancaman hukuman paling lama lima tahun dan denda paling banyak Rp. 100 juta”, tandasnya.

Dua kasus berikutnya, lanjut Kompol Pujiono, adalah kasus penyalahgunaan narkotika jenis sabu. Dalam kasus ini, dua orang tersangka diamankan di dua lokasi yang berbeda.

“Tersangka pertama berinisial berinisial M (41 tahun), warga Kecamatan Karangreja diamankan pada Selasa (16/3/2021). Dia diamankan oleh petugas di wilayah Kecamatan Karangreja dengan barang bukti 0,59 gram narkotika jenis sabu. Dan atu tersangka lainnya berinisial S (28 tahun), warga Kecamatan Sokaraja Kabupaten Banyumas, berhasil diamankan di wilayah Kecamatan Padamara, Kamis (25/3/2021) dengan barang bukti 1,12 gram sabu”, paparnya.

Modus dua tersangka, tandas Kompol Pujiono, yaitu dengan membeli narkotika jenis sabu kepada seseorang. Kemudian dikonsumsi sendiri dan ada yang dikonsumsi bersama dengan teman-temannya.

“Sementara itu, satu kasus lainnya, terkait dengan narkotika jenis tembakau sintetis. Dua tersangka yaitu TFA (19 tahun) dan WRP (19 tahun) yang merupakan penjual dan pengedar, berhasil diamankan di sekitar Jembatan Linggamas Kecamatan Kemangkon, Sabtu (20/3/2021) malam, saat sedang bertansaksi dan akan mengedarkan kembali barang terlarang tersebut. Kedua tersangka adalah warga Kecamatan Banyumas Kabupaten Banyumas”, tutur Kompol Pujiono.

Dari tersangka, jelas Kompol Pujiono, diamankan sejumlah barang bukti diantaranya lima linting yang didalamnya berisi tembako sintetis dengan berat 1,02 gram, dua paket tembako sintetis dalam plastik klip dengan berat 0,6 gram, dua telepon genggam dan satu sepeda motor.

Kabag Ops menambahkan untuk tiga kasus terakhir para tersangka dikenakan pasal 114 ayat (1) atau Pasal 112 ayat (1) atau Pasal 127 ayat (1) huruf (a) UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Dengan ancaman hukuman paling singkat empat tahun penjara dan paling lama 20 tahun penjara dan denda paling sedikit dari Rp. 800 juta dan paling banyak Rp. 10 miliar. (*).
Pewarta: Arif.
Editor: Adang.

  • Share
Exit mobile version