Bupati Tegal Suport Pemasaran Produk Laptop Rakitan SMK

  • Share
banner 468x60

KAB. TEGAL, MEDGO.ID– Bupati Tegal Jawa Tengah, Umi Azizah, menerima audiensi perwakilan dari SMK Negeri 1 Bumijawa dan SMK Negeri 1 Dukuhturi, Kamis (22/04/2021) siang, di ruang kerjanya.

Audensi tersebut berkenaan dengan produksi dan pemasaran laptop rakitan dari dua Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri yang ada di Kabupaten Tegal tersebut.

Menurut Umi Azizah, kegiatan industri di lingkungan sekolah kejuruan itu, selain menjadi peluang bisnis yang menguntungkan juga bisa mendidik dan membuka lapangan kerja baru di bidang perakitan alat elektronik.

Melihat tampilan perangkatnya, Umi Azizah, sangat mengapresiasi produksi laptop karya anak SMK Negeri 1 Bumijawa dan SMK Negeri 1 Dukuhturi tersebut.

“Kemampuan anak-anak SMK merakit laptop sendiri sudah satu keunggulan, lebih-lebih ini bisa di branding dan diproduksi dalam jumlah banyak, tentunya kita patut mengapresiasinya”, kata Umi. Seperti dikutip dari tegalkab.go.id.

Namun demikian, lanjut Umi, apresiasi saja menurutnya tidak cukup. Harus ada komitmen dari masyarakat konsumen, termasuk pemerintahan untuk membeli dan menggunakan produk SMK tersebut.

“Saya yakin dengan dukungan komponen berkualitas dan kendali mutu yang baik saat proses perakitan, laptop produksi SMK ini akan mampu bersaing. Terlebih, lanjutnya, jika ditunjang dengan layanan purna jual”, tandas Umi.

Umi menambahkan, strategi promosi juga sangat memengaruhi pengenalan produk ini di pasaran. “Dari harga jualnya sudah cukup bersaing, tinggal strategi promosinya. Karena ini produk rakitan dalam negeri tentunya konsep kecintaan dan bangga membeli produk buatan Indonesia bisa dikedepankan,” sarannya.

Di tempat yang sama, Wakil Kepala Sekolah SMK Negeri 1 Dukuhturi, Teguh Santoso, mengungkapkan jika komponen elektronik pada laptop rakitan ini berasal dari perusahaan Axioo dan Acer.

“Sebelum memasuki fase produksi, kedua perusahaan tersebut memberikan pelatihan terpadu kepada siswa dan guru melalui program pendidikan untuk penyiapan tenaga terampil dengan mensinkronkan kurikulum sekolah dan industri, menyelenggarakan workshop berkelanjutan bagi guru dan pembelajaran berbasis IT serta validasi sertifikasi bertaraf internasional”, kata Teguh.

Teguh menambahkan, bahwa dalam proses perakitan tersebut, pihaknya menggandeng SMK Negeri 1 Bumijawa. Namun, masing-masing sekolah kemudian memilih membuat merek dagang sendiri.

“Untuk laptop SMK Negeri 1 Dukuhturi, Teguh menyematkan merek Smekar, sedangkan SMK Negeri 1 Dukuhturi melabelinya NesbuOne”, tandas Teguh.

Saat ini, lanjut Teguh, pihaknya sudah memroduksi 50 unit laptop. Terkait soal harga, Teguh mengungkapkan bahwa harga tersebut menyesuaikan spesifikasi, kisarannya mulai dari Rp 3 juta hingga Rp. 6 juta per unit.

Sementara itu, Kepala Sekolah SMK Negeri 1 Bumijawa Joko Pramono menambahkan ada dua tipe laptop NesbuOne. Tipe pertama adalah Nesbu i34120 dengan spesifikasi processor intel core i3 gen 10, memory 4 gigabyte, SSD 120 gigabyte dan layar 14,1 inci sudah terpasang sistem operasi Windows 10. Tipe kedua adalah Nesbu N44128 dengan spesifikasi processor intel celeron, memory 4 gigabyte, HD 128 gigabyte dan layar 14,1 inci, belum terpasang sistem operasi.

“Untuk pembeliannya bisa langsung ke SMK Negeri 1 Bumijawa dengan garansi satu tahun replacement atau penggantian baru jika ada kerusakan yang disebabkan bukan kesalahan pengguna. Di sana, pembeli bisa juga bisa melihat proses perakitan,” terang Joko.

Di akhir sesi audiensi, baik Teguh maupun Joko, berharap pemerintah daerah dapat membantu pemasaran produk SMK tersebut.

“Kami berharap, Pemkab Tegal bisa ikut memasarkan karya anak-anak SMK. Dengan berkembangnya produk ini nanti, maka proses pendidikan kejuruan untuk mencetak tenaga terampil akan semakin dinamis, disamping membantu membuka lapangan kerja baru bagi para lulusannya”, pungkasnya. (*).
Pewarta: Adang.

 

banner 336x280
banner 120x600
  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *