BRM. Kusumo Putro SH, MH : Anggaran Bansos PPKM Level 4 Sebesar 31,8 Miliar

  • Share

SURAKARTA, MEDGO.ID – Presiden RI, Ir. Joko Widodo, pada tanggal 9 Agustus 2021 yang baru lalu, secara resmi mengumumkan tentang perpanjangan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4 dari tanggal 10-16 Agustus 2021.

Terkait dengan hal tersebut, Ketua Umum Lembaga Swadaya Masyarakat Lembaga Penyelamat Aset dan Anggaran Belanja (LSM LAPAAN RI) Jateng, BRM Kusumo Putro SH, MH, dalam keterangan tertulisnya kepada medgo.id, Kamis (12/8/2021), menyampaikan bahwa dirinya telah memprediksi sebelumnya bahwa PPKM Level 4 akan diperpanjang lagi.

\

Lebih lanjut BRM Kusumo Putro mengatakan bahwa setelah tanggal 16 Agustus 2021, bisa saja PPKM Level 4 diperpanjang lagi hingga akhir bulan Agustus 2021.

“Pastinya dengan alasan untuk mencegah terjadinya kerumunan massa yang merayakan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan RI ke-76 yang jatuh pada 17 Agustus 2021″, tandasnya.

BRM Kusumo Putro seorang tokoh masyarakat di Kota Solo ini, selain sebagai pegiat anti korupsi, juga sebagai Ketua Umum LSM LAPAAN RI Jateng, dan Ketua Aliansi Masyarakat Akuntabilitas Kebijakan Publik (AMAKP), secara intens menyoroti kondisi masyarakat yang terdampak secara ekonomi akibat kebijakan perpanjangan PPKM Level 4.

“Kondisi masyarakat saat ini, apabila tidak segera diberikan bantuan sosial secara masiv maka masyarakat yang terdampak secara ekonomi akan semakin terpukul. kita bisa lihat fakta yang ada, usaha besar seperti Hypermart saja harus tumbang dan gulung tikar”, kata Kusumo.

Kusumo menambahkan bahwa anggaran untuk Bantuan Tidak Terduga (BTT) yang dikeluarkan oleh Pemkot Solo sebesar Rp. 110 miliar, dan yang akan digunakan untuk bantuan sosial (bansos) kepada masyarakat hanya sebesar Rp. 31,8 miliar.
Di Kota Solo ada sebanyak 15 pasar tradisional yang menjadi target pemkot belum selesai.

“Penandatangan kesepakatan terkait Bantuan Tidak Terduga dilakukan secara daring pada hari Senin, 9 Agustus 2021 pada pukul 10.00 WIB yang dihadiri walikota, wakil walikota dan semua unsur pimpinan di DPRD Kota Solo”, paparnya.

Menurut Kusumo, apakah anggaran yang telah ditetapkan sebesar Rp. 31,8 miliar tersebut sudah diambil atau belum oleh dinas terkait, dirinya belum tahu secara pasti.

“Yang jelas, sejumlah dinas seperti Dinas Sosial, Dinas Kebudayaan, Dinas Pariwisata, Dinas Perhubungan, Dinas Perdagangan, Dinas Koperasi UKM dan Kelompok Pedagang Jalanan (KPJ), belum melakukan penyaluran bantuan”, tegasnya.

Menurut Kusumo, Pemkot Solo seharusnya melalui dinas-dinas terkait, segera memberikan penjelasan kepada masyarakat kapan dana tersebut akan cair. Apakah memang belum diambil, atau belum tersalurkan, atau mungkin masih menunggu keputusan final dari Walikota Solo.

“Saya minta kepada Pemkot Solo atau dinas terkait atau DPRD yang memberikan anggaran, untuk mendesak Walikota Solo agar segera mengambil dan jika sudah diambil bisa langsung disalurkan kepada masyarakat”, pungkasnya. (*).
Pewarta: Adang.

banner 336x280
banner 120x600
  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *