BMKG Semarang: Cuaca Ekrstim Ancam Jawa Tengah

  • Share

SEMARANG MEDGO.ID – Dari Analisis dinamika atmosfer, menunjukkan adanya sirkulasi siklonik di Teluk Carpentaria yang memicu terbentuknya belokan angin dan pertemuan angin (konfluensi). Sementara itu, didukung oleh adanya massa udara yang labil serta kelembaban udara yang cukup tinggi dari lapisan bawah hingga lapisan atas, sehingga kondisi tersebut akan dapat meningkatkan pertumbuhan awan hujan di wilayah Jawa Tengah.

\

Dengan kondisi tersebut, BMKG Ahmad Yani Semarang memperkirakan adanya potensi cuaca ekstrim yang dapat menyebabkan hujan dengan intensitas lebat yang disertai petir dan angin kencang di beberapa wilayah Jawa Tengah dalam periode 3 hari ke depan, antara Selasa hingga Kamis tanggal 26-28 Januari 2021.

Hal itu disampaikan oleh Sutikno, Kepala BMKG Ahmad Yani Semarang, pada saat konferensi pers secara virtual, Selasa (26/1/2021).

Sutikno menyampaikan beberapa wilayah yang berpotensi terjadi cuaca ekstrim adalah sebagai berikut:
1. Tanggal 26 Januari 2021.
Brebes, Tegal, Pemalang, Pekalongan, Batang, Kendal, Kab/Kota Semarang, Temanggung, Wonosobo, Banjarnegara, Purbalingga, Banyumas, Cilacap, Purworejo, Kab/Kota Magelang, Salatiga, Klaten, Sragen, Surakarta, Sukoharjo, Karanganyar, Wonogiri dan sekitarnya.

Kota Kendal diguyur hujan Rabu (27/1/2021) pukul 16.43. (Dok. foto: ADP).

2. Tanggal 27 Januari 2021.
Brebes, Tegal, Pemalang, Pekalongan, Batang, Kendal, Kab/Kota Semarang, Demak, Jepara, Kudus, Pati, Rembang, Temanggung, Wonosobo, Banjarnegara, Purbalingga, Banyumas, Cilacap, Boyolali, Sragen, Klaten, Surakarta, Sukoharjo, Karanganyar, Wonogiri dan sekitarnya.

3. Tanggal 28 Januari 2021.
Pemalang, Pekalongan, Kab/Kota Semarang, Salatiga, Temanggung, Wonosobo, Banjarnegara, Purbalingga, Banyumas, Cilacap, Boyolali, Sragen, Klaten, Surakarta, Sukoharjo, Karanganyar, Wonogiri dan sekitarnya.

“Saya imbau, masyarakat agar tetap waspada dan hati-hati terkait adanya potensi cuaca ekstrim yang dapat menyebabkan terjadinya hujan lebat yang disertai petir. Dimana hal tersebut tersebut dapat mengakibatkan bencana alam seperti puting beliung, banjir, tanah longsor, banjir bandang dan pohon tumbang”, pungkas Sutikno.(*).
Pewarta : Adang.

banner 336x280
banner 120x600
  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *