Bantuan Keuangan Desa Telah Memicu Perkembangan Desa Wisata

  • Share

Semarang, medgo.id – Jumlah Desa Wisata di Jawa Tengah dari tahun ke tahun jumlahnya terus bertambah, hingga semester 1 tahun 2022 ini ada sebanyak 818 desa wisata yang tersebar di 35 kabupaten/ kota. Di tahun sebelumnya ada sebanyak 717 desa wisata.

Kasi Pengembangan Daya Tarik Wisata Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar), Provinsi Jawa Tengah, Riyadi Kurniawan, Jum’at (30/9/2022), mengatakan bahwa masing-masing desa wisata yang ada saat ini diharapkan memiliki keunikan tersendiri, atau memiliki perbedaan antara satu desa dengan desa wisata lainnya.

\

“Seluruh desa wisata tersebut saat ini masih beroperasi dan berkembang meski beberapa waktu lalu dihantam pandemi. Hal ini bisa menjadi pemicu bangkitnya perekonomian masyarakat di Jawa Tengah pasca pandemo dan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah terus berupaya mengembangkan potensi desa wisata”, kata Riyadi.

Riyadi menjelaskan, Upaya yang dilakukan oleh Pemerintah Provinsi Jawa Tengah buntuk mengembangkan desa wisata antara lain dengan pemberian dana stimulan melalui mekanisme bantuan keuangan (Bankeu) kepada pemerintah desa.

“Sejak tahun 2020, pemerintah telah memberikan bantuan keuangan kepada pemerintah desa. Pada tahun 2020 menganggarkan Rp.18,5 miliar untuk 100 desa. Kemudian tahun 2021 menganggarkan Rp. 32 miliar untuk 260 desa dan pada tahun 2022 besaran bantuannya yaitu untuk desa wisata maju sebesar Rp.1 miliar, untuk desa berkembang sebesar Rp. 500 juta, dan untuk desa wisata rintisan sebesar Rp.100 juta”, papar Riyadi.

Melalui dana pengembangan desa wisata itu, lanjut Riyadi, potensi desa diharapkan bisa digali dan menjadi sejumlah sajian pariwisata atau produk pariwisata. Disporapar juga melakukan pembinaan pengelolaan desa wisata seperti pelatihan mengenai penciptaan produk, diversifikasi dan inovasi produk, tata kelola dan manajemen.

“Ada pula pembinaan kewirausahaan yang terdiri dari pembuatan paket wisata, digital marketing, Peningkatan kapasitas SDM dan kelembagaan, serta penguatan event dan fasilitasi event di desa wisata”, tandas Riyadi.

Sementara itu, Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, menyampaikan bahwa Pemerintah Provinsi Jawa Tengah selalu mendorong desa-desa untuk mengoptimalkan potensi yang ada, selain itu juga dapat membangun jejaring.

“Bantuan keuangan yang kita berikan kepada desa-desa adalah untuk mengembangkan desa wisata dan ternyata hasilnya bagus. Kepala desa beserta seluruh komponen masyarakat desa berpartisipasi secara aktif sehingga potensi-potensi desanya bisa dikembangkan,” pungkas Ganjar. (*17).

banner 336x280
banner 120x600
  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *