Awasi Pangan Pemkab Demak Kerjasama Dengan BBPOM Semarang

  • Share

DEMAK, MEDGO.ID – Terkait dengan tiga program yaitu gerakan keamanan pangan desa, pangan jajanan anak sekolah, dan pasar aman dari bahan berbahaya, Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) Semarang Jawa Tengah akan melakukan kerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Demak.

Program tersebut bertujuan untuk menjamin keamanan produk obat dan makanan yang dikonsumsi oleh masyarakat di Kabupaten Demak.

Kepala BBPOM Semarang, I Gusti Ayu Adhi Aryapatni, menyampaikan bahwa untuk gerakan keamanan pangan desa, pihaknya telah menentukan dua desa yang akan menjadi sampel yaitu Desa Ngaluran dan Guntur.

“Pada program tersebut bertujuan untuk membentuk desa yang pangannya aman. Ada peningkatan daya saing produk pangan di desa, yang tadinya tidak terdaftar menjadi terdaftar, yang tadinya menggunakan bahan berbahaya mengganti dengan bahan pangan yang memenuhi syarat”, kata I Gusti Ayu, saat audiesi dengan Pelaksana Harian (Plh) Bupati Demak untuk melakukan kerja sama tersebut, di ruang kerja Wakil Bupati, Selasa (2/2/2021).

Untuk program pangan anak sekolah, lanjutnya, ada 50 sekolahan yang akan dijadikan sampel. Sedangkan program pasar aman dari bahan berbahaya akan mengambil sampel dari Pasar Bintoro.

“Kami ingin nantinya pasar mendistribusikan produk yang memenuhi syarat yang tidak berbahaya”, tegasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Demak, Guvrin Heru Putranto, menyampaikan bahwa pihaknya mendukung program yang dicanangkan oleh Balai Besar POM.

“Saya berharap, dengan program tersebut dapat tercipta pasar yang aman dari bahan berbahaya tambahan, pangan yang beredar di desa juga aman, karena produk-produk UKM ada di desa dan kemudian jajanan di sekolah juga aman. Lebih jauh lagi, masyarakat Demak terhindar dari bahan-bahan berbahaya karsinogenik”, kata Guvrin.(*).
Editor: Adang.
Pewarta: Ashadi.

  • Share
Exit mobile version