Asuransi Nelayan Ringankan Beban Nelayan Yang Tertimpa Musibah

  • Share

Kendal, medgo.id – Asuransi nelayan merupakan bagian dari perhatian pemerintah serta pengembangan sektor kelautan nasional terkait dengan peningkatan kesejahteraan nelayan di tanah air, dan juga sebagai pelaksanaan dari UU Nomor 7 Tahun 2016 tentang Perlindungan dan Pemberdayaan Nelayan, Pembudidaya Ikan dan Petambak Garam.

Asuransi Nelayan yang digagas oleh Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, telah dirasakan oleh masyarakat nelayan yang tertimpa musibah karena kecelakaan laut.

\

Adalah Ghufron, seorang nelayan asal Desa Bandengan, Kecamatan Kendal, Kabupaten Kendal, yang mengalami kecelakaan laut beberapa waktu lalu, telah merasakan manfaat dari asuransi nelayan berupa keringanan pembiayaan pengobatan.
Ghufron mengalami cidera serius pada tangan kanannya saat memperbaiki mesin perahunya yang rusak di saat melaut.

 

Ghufron mengatakan uang asuransi sebesar Rp. 5 juta yang didapatnya melalui Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Jawa Tengah tersebut, benar-benar sangat membantu sebab selama dirinya sakit harus menjalani perawatan dan tidak bisa melaut.

“Saya menerima uang asuransi nelayan sebesar Rp 5 juta. Uang tersebut saya pakai untuk menjalani pengobatan, baik di rumah sakit maupun berobat jalan selama 10 hari. Saya sangat bersyukur bisa mendapatkan asuransi, jadi saya tidak perlu berhutang untuk keperluan berobat”, kata Ghufron, Rabu (7/9/2022).

Penerima manfaat lainnya adalah keluarga nelayan atas nama Sumantri, warga RT 3 RW 2 Kelurahan Bandengan, Kecamatan Kota Kendal, dimana Sumantri meninggal dunia di tengah aktivitas melautnya.

Sang istri, Muasriyah, yang menerima uang asuransi nelayan sebesar Rp. 20 juta, merasa sangat bersyukur karena uang asuransi tersebut bisa dimanfaatkannya untuk memenuhi kebutuhan keluarga.

“Uang asuransi itu sangat membantu keluarga, anak-anak, dan segala macam. Apalagi saya masih punya tanggungan sejak suami saya meninggal dunia”, tutur Muasriyah.

Sementara itu, Sekretaris DPC Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Kabupaten Kendal, Abdul Ghofar, mengapresiasi Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, atas program asuransi nelayan yang digulirkannya sebab hal itu penting bagi nelayan yang bekerja penuh risiko di laut.
Menurut Ghofar, asuransi nelayan ini sangat berguna bagi nelayan, bilamana mengalami musibah atau insiden di laut.

“HNSI Kendal mencatat, jumlah nelayan di wilayah Kabupaten Kendal mencapai sekitar 15 ribu orang. Program asurasi nelayan yang digencarkan Gubernur Jateng Ganjar Pranowo memang mampu memberikan rasa aman. Tercatat sejak pengguliran program ini, yakni sejak pada tahun 2019 sampai di tahun 2022, total ada 155.141 ribu orang nelayan kecil di Jawa Tengah yang tercover asuransi”, pungkas Ghofar. (*17).

banner 336x280
banner 120x600
  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *