124 orang Ikuti Sidang Pantukhir Penerimaan Taruna-Taruni Akmil Tingkat Panda

  • Share

Semarang, medgo.id – Pangdam IV/Diponegoro, Mayjen TNI Widi Prasetijono, memimpin pelaksanaan sidang Pantukhir TK. Panda Penerimaan Calon Taruna/Taruni Akademi Militer (Akmil) TA. 2022 wilayah Kodam IV/Diponegoro, Sabtu (25/06/2022), di Balai Diponegoro.

Penerimaan calon Taruna/Taruni Akademi Militer TA 2022 merupakan bagian dari proses penyediaan tenaga dalam rangka memperoleh Sumber Daya Manusia (SDM) yang berkualitas dan unggul. Dimana pelaksanaannya dilakukan secara objektif dan transparan, melalui beberapa tahapan seleksi mulai dari tingkat daerah hingga pusat.

\

Seleksi tingkat Panda Kodam IV/Diponegoro tersebut diikuti sebanyak 124 orang, terdiri dari 112 orang calon Taruna sumber reguler, 2 orang calon Taruna sumber spotting, dan 10 orang calon Taruni. Alokasi seleksi Taruna tingkat pusat dari Panda Kodam IV/Diponegoro sebanyak 29 orang, sedangkan alokasi masuk Pendidikan untuk Taruna sebanyak 19 orang, dan alokasi pusat untuk Taruni sebanyak 20 orang.

Dalam sambutannya, Mayjen TNI Widi Prasetijono mengingatkan kepada seluruh panitia bahwa tugas dan tanggung jawab yang diemban sangat berat. Perekrutan calon Taruna/Taruni tersebut karena selain kepada Komando Atas, juga harus dapat dipertanggungjawabkan kepada masyarakat dan Tuhan YME.

“Saya harapkan kepada seluruh rekan-rekan bertanggungjawab pada tugasnya masing-masing sehingga tidak ada koreksi di kemudian hari dan kita berharap pilihan yang kita pilih hari ini dapat membanggakan serta merupakan pilihan terbaik,” ungkap Pangdam.

Lebih jauh Mayjen TNI Widi Prasetijono menandaskan bahwa rekrutmen yang dilaksanakan harus jujur, objektif dan mengedepankan nurani dengan harapan memperoleh SDM prajurit yang berkualitas.

“Saya tidak segan-segan untuk mengambil tindakan tegas terhadap oknum panitia yang coba-coba bermain dalam pelaksanaan werving calon Taruna/Taruni ini. TNI milik masyarakat, sehingga apapun latar belakangnya, mereka memiliki kesempatan yang sama. Bertindaklah jujur, objektif dan mengedepankan nurani untuk mendapatkan prajurit yang berkualitas”, tegasnya.

Selain itu, imbuh Pangdam, segala bentuk permasalahan yang kemungkinan terjadi pada forum sidang tersebut, harus dapat diselesaikan saat itu juga agar tidak menimbulkan persoalan di kemudian hari, termasuk memberikan penjelasan yang baik kepada calon yang tidak lulus, sehingga kedepannya mereka memiliki gambaran untuk dapat memperbaiki diri.

Pelaksanaan sidang dihadiri oleh Kasdam IV/Diponegoro Brigjen TNI Parwito, Asintel Kasdam, Kolonel Inf Wahyu Yudhayana, Aspers Kasdam, Kolonel Inf Hendi Ahmad Pribadi, S.I.P., Kaajendam, Kolonel Caj Drs. Susanto, M.A.P., dan Kakesdam, Kolonel Ckm dr. Bima Wisnu Nugroho, Sp. THT., M.Kes., M.A.R.S., serta Kajasdam Kolonel Inf Theopilus Bangun. (*).
Sumber: Pendam IV/Diponegoro.

banner 336x280
banner 120x600
  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *